Hukum Membunuh dalam Islam

Posted on 8 Februari 2011

2



Pada dasarnya pembunuhan adalah perbuatan yang sangat keji dan merupakan dosa besar, kecuali terhadap orang yang bersalah dan merupakan putusan Imam atau Hakim yang berkuasa, yang merupakan hukuman atas pelanggaran yang telah dilakukannya.

Mengenai taubat orang yang membunuh, Ibnu Abbas berpendapat bahwa taubatnya seorang pembunuh yang membunuh seorang muslim lainnya tidak diterima, tapi berbeda lagi dengan pendapat para ulama’ ahli tafsier lainnya yang mengatakan taubatnya dapat diterima asal dengan taubat nashuha (sunguh-sungguh) yang disertai amal shaleh. Bagi seorang ayah yang membunuh anaknya hanya karena takut pada kemiskinan seperti yang dilakukan orang masyarakat pada zaman jahiliah, sesungguhnya adzab Allah sangatlah pedih.

Sedang seorang pembunuh mu’min karena khilaf padanya dibebani dua kewajiban yaitu diyat (ganti rugi) dan kifarah dengan memerdekakan budak seorang mu’min, sebab dia sudah membunuh jiwa mu’min lainnya. Kalau dia tidak menemukan atau mempunyai atau tidak meampu membeli dan memerdekakan budak maka harus diganti dengan puasa dua bulan berturut-turut tidak boleh terputus kecuali oleh halangan syar’i (haid, sakit dll).

bagi teman-teman yang ingin melihat secara lengkap, cekedot : Makala tafsier ayat tentang pembunuhan semoga bermanfaat key!!!!

About these ads